Perhatian : Media kedokteran hewan VETMEDICINAE tidak akan menggantikan peran dokter hewan. Terutama dalam hal diagnosa penyakit dan pemberian obat hewan. Kami hanya memberikan informasi kesehatan hewan berdasarkan literatur yang ada.

"Manusya Mriga Satwa Sewaka"

Gigih Fikrillah S, S.K.H. | Hubungi Kami

Yuk Ketahui Perbedaan Telur Fertil dan Infertil

Perbedaan telur fertil dan infertil terletak pada ada tidaknya embrio di dalam telur tersebut. Seperti yang kita ketahui, dalam dunia telur ada jenis telur untuk konsumsi dan ada jenis telur untuk penetasan. Telur fertil ditujukan untuk penggunaan penetasan. Sebaliknya telur infertil digunakan sebagai telur konsumsi.

Kita ambil contoh dalam sebuah peternakan ayam petelur atau layer biasanya telur yang dihasilkan adalah telur infertil karena ditujukan untuk konsumsi masyarakat umum. Kenapa infertil ? Karena tidak dilakukan inseminasi buatan pada ayam.

Sedangkan pada usaha penetasan telur, telur yang dihasilkan diharapkan fertil dan tumbuh menjadi embrio yang hidup. Sehingga bisa menetas dan menghasilkan bibit ayam yang unggul. Telur berembrio juga dikenal dengan istilah TAB atau telur ayam berembrio.

Sebenarnya telur yang fertil apabila tidak ditetaskan atau diinkubasi juga dapat digunakan sebagai telur konsumsi. Namun masa penyimpanannya lebih pendek.

Penjelasan di atas juga berlaku untuk telur bebek. Ada telur bebek yang ditujukan untuk konsumsi dan ada telur bebek yang ditujukan untuk penetasan. Lalu bagaimana mas cara membedakan telur fertil dan infertil ? Pada artikel kali ini kita akan membahas dan menjawab pertanyaan tersebut.

A. Perbedaan Telur Fertil dan Infertil

Nah perbedaan telur fertil dan infertil dapat dilihat dengan metode Candling. Candling atau peneropongan telur ayam dapat dilakukan dengan menggunakan cahaya. Peneropongan telur berfungsi untuk mengetahui telur infertil (tidak dibuahi), telur fertil, embrio yang tumbuh dan embrio yang mati (Beberapa sitasi dari Saifullah, 2017).

cara membedakan dan perbedaan telur fertil dan infetil

Foto di atas dikutip dari Incubator Chillers. Candling biasanya dilakukan pada hari ke 6-7, hari ke 13-14 dan hari ke 17 untuk melihat perkembangan embrio. Sebelum melakukan candling, yuk kita pahami beberapa istilah berikut ini :

  • Telur tetas : Telur yang diperoleh dari induk yang dikawinkan dengan harapan 21 hari penetasan akan menghasilkan anak ayam
  • Telur fertil : Telur yang sudah ditunasi di mana perkembangan sel telur saat oviposition telah mencapai stadium blastoderm
  • Telur infertil : Telur yang tidak ditunasi dan digunakan sebagai telur konsumsi

Bagaimana metode candling yang dapat dilakukan ? Berikut adalah cara sederhana untuk melakukan candling pada telur ayam atau telur bebek. Pada telur bebek biasanya dibutuhkan cahaya yang lebih terang karena kerabang telur bebek lebih tebal.

  • Bersihkan telur ayam atau telur bebek menggunakan air bersih kemudian dilap menggunakan kain halus
  • Taruh telur di atas lampu senter. Usahakan agar lampu yang digunakan adalah lampu LED agar tidak menimbulkan panas pada telur. Selain itu, agar hasil peneropongan maksimal lakukan peneropongan di tempat yang gelap atau minim cahaya
  • Perhatikan titik persebaran cahaya pada telur
  • Ilustrasi atau gambar telur fertil dan infertil dapat kamu lihat di berbagai jurnal
  • Pengalaman sangat menentukan keakuratan dalam melakukan candling

B. Manfaat Mengetahui Perbedaan Telur Fertil dan Infertil

Berbicara soal pengetahuan dalam bidang peternakan memang sangat luas, salah satunya adalah telur. Dengan mengetahui perbedaan telur fertil dan infertil maka kita dapat melakukan beberapa hal bermanfaat, seperti :

  • Mengetahui perbedaan telur tetas dan konsumsi
  • Seleksi untuk penetasan telur
  • Membuka usaha penetasan telur sendiri

Terima kasih telah membaca artikel mengenai beda atau perbedaan telur fertil dan infertil. Semoga artikel ini bisa membantu kamu agar harimu semakin menyenangkan ! Sampai jumpa di artikel selanjutnya … Mungkin kamu juga mau membaca artikel mengenai Proses Pembentukan Telur Ayam.

Daftar Pustaka :

  • Saifullah, S., Sunardi, S., & Yudhana, A. 2017. Analisis Ekstraks Ciri Fertilitas Telur Ayam Kampung dengan Grey Level Cooccurrence Matrix. Jurnal Nasional Teknik Elektro, 6(2), 66-75.
Default image
Gigih Fikrillah S

Content writer yang tertarik dengan dunia digital. Suka hewan dan sayang kekasih.

Articles: 148

Leave a Reply