10 Jenis Bebek Pedaging Unggul

10 Jenis Bebek Pedaging Unggul

jenis bebek pedaging unggul

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai jenis bebek pedaging, yuk kenali terlebih dahulu apa kelebihan beternak bebek. Bebek merupakan salah satu komoditas ternak unggas yang banyak diminati masyarakat.

Selain karena daging dan telurnya yang enak, bebek termasuk unggas yang mudah untuk dibudidayakan. Hal itu karena bebek memiliki daya tahan tubuh yang lebih tinggi dibandingkan ayam.

DOWNLOAD PDF – 10 Jenis Bebek Pedaging Unggul

Selain itu, harga daging bebek dan telur bebek cenderung lebih stabil dibandingkan dengan harga jual produksi ternak unggas lain. Oleh karena itu, kita dapat menjumpai berbagai peternak bebek yang sukses di berbagai daerah.

Terdapat berbagai jenis bebek pedaging yang dapat kita jadikan ternak, baik bebek dari luar negeri maupun bebek lokal dari daerah tertentu di Indonesia. Nah, pada artikel kali ini, kita akan membahas lebih jauh mengenai jenis bebek pedaging yang menjadi favorit peternak.

Baca juga : ” 5 Jenis Bebek Petelur Unggul “

1. Bebek Peking

jenis bebek pedaging bebek peking

Jenis bebek pedaging unggul yang pertama adalah bebek peking. Bebek asal China yang satu ini merupakan bebek pedaging dengan tingkat pertumbuhan yang cukup pesat. Seekor bebek peking sudah bisa dipanen dalam waktu 45 hari dengan bobot 1,5 – 2 kg.

Hal tersebut tentu saja dapat diraih dengan menejemen peternakan yang bagus, terutama dalam hal pakan. Apapun jeni ternaknya, pemberian pakan yang bagus merupakan salah satu kunci sukses untuk memperoleh hasil produksi yang maksimal, begitu juga dengan bebek.

Pakan yang diberikan bisa berbentuk butiran, seperti dedak dan bekatul, maupun konsentrat yang sudah diformulasikan sedemikian rupa.

2. Bebek Aylesbury

Jenis Bebek Pedaging Aylesbury

Selain dijadikan sebagai bebek pedaging, bebek aylesbury juga bisa dijadikan sebagai bebek ornamental atau bebek hias. Bulunya yang putih bersih, kakinya yang orange, dan perut yang menyentuh tanah ketika berdiri menjadi keunikan tersendiri bagi pemiliknya. Bebek aylesbury termasuk ke dalam bebek langka.

Karena, kebanyakan bebek aylesbury pedaging sudah disilangkan dengan bebek pedaging lain seperti bebek peking. Oleh karena itu, sulit untuk menemukan bebek aylesbury dengan ras murni.

Untuk mengatasi hal itu, saat ini telah banyak didirikan penangkaran bebek aylesbury yang mempertahankan ras atau keturunannya agar tetap terjaga.

Meskipun daerah asal bebek aylesbury belum diketahui secara pasti, namun beberapa literatur menyebutkan bebek ini berasal dari kota aylesbury, tepatnya di Selatan London dan dikembangkan pada awal abad ke-18.  

3. Bebek Rouen

jenis bebek pedaging bebek rouen

Jenis bebek pedaging unggul berikutnya adalah bebek rouen. Bebek asal Perancis yang satu ini sebenarnya termasuk ke dalam bebek ornamental. Namun, seiring berkembangnya waktu bebek rouen disilangkan dengan bebek jenis lain hingga mencapai boboy yang ideal.

Sehingga dimanfaatkan sebagai bebek pedaging. Meskipun begitu, bebek rouen memiliki pertumbuhan yang lambat, dengan masa panen 6 sampai 10 bulan. Oleh karena itu, bebek rouen tidak cocok diternakkan dalam skala komersial.

Sehingga hanya kalangan petani saja yang banyak membudidayakannya. Saat ini, hanya tersisa sekitar 10.000 ekor bebek rouen di seluruh dunia. Sehingga diperlukan perhatian khusus untuk menjaga kelestariannya.  

4. Bebek Muscovy

jenis bebek pedaging bebek manila

Bebek muscovy atau bebek manila merupakan bebek yang sudah banyak diternakkan di Indonesia dan dikenal dengan nama “Entok”. Bobot panen bebek muscovy bisa mencapai 3-7 kg. Pada penjantan bisa mencapai 10 kg apabila diberikan perawatan secara intensif.

Bebek muscovy berasal dari daratan Meksiko, Amerika Tengah, dan Amerika Selatan. Di sana, bebek ini hidup bebas di rawa-rawa berhutan dan perairan payau di sekitar danau dan sungai. (Wikipedia, 2019)

Baca juga : ” Cara Membedakan Bebek Jantan dan Betina “

5. Bebek Swedia Biru

jenis bebek pedaging bebek swedia biru

Bebek Swedia biru merupakan bebek pedaging dengan kualitas yang baik. Meskipun harganya cukup mahal, namun kualitas dan kuantitas dagingnya perlu diacungi jempol.

Untuk mengatasi harga yang mahal, para peternak bebek terus berusaha menyilangkan bebek Swedia biru dengan bebek lokal. Sehingga harganya bisa lebih terjangkau, namun dengan kualitas yang hampir setara.  

6. Tiktok

Jenis bebek pedaging unggul berikutnya adala tiktok. Tiktok atau Itik Entok merupakan bebek hasil persilangan antara entok jantan dari Taiwan dengan bebek alabio betina dari Kalimantan Selatan. Persilangan dilakukan dengan cara inseminasi buatan (IB) karena sulit jika dilakukan secara alami.  

7. Bebek Alabio

Bebek asal Kalimantan Selatan yang satu ini termasuk ke dalam bebek dual purpose, yaitu bisa dijadikan sebagai bebek pedaging maupun bebek petelur.  

8. Bebek Magelang

Bebek asal Magelang yang satu ini merupakan bebek dual purpose yang dapat menghasilkan 200-300 butir telur dalam satu tahun. Sedangkan produksi daging pada masa afkir, untuk bebek jantan sekitar 1,8 – 2,5 kg, dan bebek betina 1,5 – 2 kg.

Bebek Magelang memiliki ciri yang unik pada lehernya, yaitu terdapat warna bulu putih melingkar yang sekilas terlihat seperti kalung.  

9. Bebek Tegal

Bebek Tegal juga termasuk ke dalam bebek dual purpose. Bebek ini bisa menghasilkan telur 200-250 butir dalam satu tahun. Sedangkan untuk produksi dagingnya, bebek Tegal bisa dipanen dengan bobot sekitar 1,5 – 2 kg.

Bebek dual purpose cukup menguntungkan peternak bebek karena pada masa produksi dapat dijadikan sebagai bebek petelur. Setelah produksi telur berkurang, bebek bisa diafkir dan dijual sebagai bebek pedaging.

Oleh karena itu, bebek dual purpose lainnya seperti bebek alabio, bebek hibrida, dan bebek Magelang bisa menjadi pilihan yang tepat untuk dibudidayakan. Dengan syarat manajemen pemeliharaan yang diterapkan juga bagus.  

10. Bebek Hibrida

Bebek hibrida merupakan bebek hasil persilangan bebek Mojosari betina dengan bebek peking jantan. Sama halnya dengan bebek alabio, bebek hibrida juga termasuk ke dalam bebek dual purpose, karena bisa dijadikan sebagai bebek pedaging dan bebek petelur.

Bebek hibrida dapat dipanen dengan bobot 1,2 – 1,5 kg dengan masa panen sekitar 45 hari. Waktu yang singkat bagi bebek pedaging untuk dibudidayakan secara komersial.   Terima kasih telah membaca artikel mengenai berbagai jenis bebek pedaging yang bisa menjadi pilihan ternak bebek di masa depan atau saat ini.

Semua jenis bebek memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Namun, kunci terpenting dalam beternak bebek adalah ketekunan dalam manajemen pemeliharaan dan keahlian untuk melihat sebuah peluang.

Sukses terus peternakan bebek Indonesia. Karena selain ayam, kami juga suka daging bebek.

Baca juga : ” Cara Merawat DOD Bebek Hingga Besar “