Cara Membedakan Bebek Jantan dan Betina

Cara Membedakan Bebek Jantan dan Betina

Tips dan cara membedakan bebek jantan dan betina

Sebagai peternak bebek, mengetahui cara membedakan bebek jantan dan betina menjadi nilai tambah tersediri. Membedakan bebek jantan dan bebek betina memiliki berbagai manfaat, seperti kepentingan dalam proses perkawinan.

Pemilihan jenis kelamin juga sangat bermanfaat dalam penjualan bebek kepada konsumen. Karena, biasanya konsumen meminta bebek dengan jenis kelamin tertentu. Apabila salah dalam menentukan, tentu konsumen akan merasa kecewa. Oleh karena itu, perlu latihan terus menerus untuk bisa membedakan jenis kelamin pada bebek.

DOWNLOAD PDF – Cara Membedakan Bebek Jantan dan Betina

Dalam dunia kedokteran, pemilihan jenis kelamin disebut dengan istilah “Sexing”. Bagi dokter hewan, sexing merupakan hal yang penting dalam proses kawin suntik atau inseminasi buatan. Karena dinilai lebih cepat dan lebih efisien untuk menghasilkan telur tetas (fertil).

Perlu diketahui, jenis kelamin bebek dewasa cenderung lebih mudah dibedakan daripada jenis kelamin anakan bebek (meri). Namun, proses sexing tentu juga dibutuhkan oleh peternak saat bebek masih kecil.

Setidaknya, terdapat tiga cara yang dapat kamu lakukan untuk membedakan bebek jantan dan betina. Berikut adalah penjelasan mengenai cara membedakan bebek jantan dan betina :

A. Metode Hand Sexing

Cara membedakan bebek jantan dan betina yang pertama adalah metode hand sexing. Sexing lebih mudah dilakukan dengan memegang bebek, namun memiliki kelemahan yaitu waktu yang dibutuhkan lebih lama.

Tak masalah jika hanya ada sepuluh, duapuluh, atau tigapuluh bebek yang akan di sexing. Namun, tentu menjadi masalah jika ada ratusan bebek yang akan disexing.

Bebek jantan dapat diidentifikasi bila pada kloaka terdapat tonjolan sebesar jarum berwarna cokelat keabu-auan. Warna kloaka bebek jantan juga berbeda dengan bebek betina, yaitu keabu-abuan. Sedangkan pada betina, warna kloakanya kemerah-merahan.

Kamu dapat meraba daerah kloaka dengan cara memegang bebek. Pegang bebek menggunakan tangan dengan posisi punggung bebek berada di bawah. Setelah itu, raba dan periksa bagian kloaka, apakah terdapat tonjolan sebesar jarum atau tidak.

Baca juga : ” Cara Merawat DOD Bebek Hingga Besar “

B. Metode Voice Sexing

Cara membedakan bebek jantan dan betina juga dapat dilakukan tanpa memegang bebek, seperti menggunakan metode voice sexing. Bagi peternak yang sudah terbiasa, bebek jantan dan betina memiliki suara yang berbeda.

Bebek jantan memiliki suara yang besar dan berat, sedangkan bebek betina memiliki suara yang keras dan terang. Peganglah bebek kemudian tekan bagian leher, apabila mengeluarkan suara yang berat maka itu adalah bebek jantan. Dalam hal ini, kamu perlu pembiasaan dengan berlatih secara terus menerus.

C. Metode Bend Sexing

Sexing tanpa memegang bebek juga dapat dilakukan dengan metode bend sexing. Metode ini memiliki kelebihan, yaitu waktu yang dibutuhkan relatif lebih sedikit dibandingkan dengan memegang bebek. Namun, keakuratannya kurang. Sexing tanpa memegang dapat dilakukan dengan memperhatikan bulu pejantan dan bulu betina.

Bebek jantan memiliki bulu yang lebih gelap daripada bebek betina. Selain itu, pada leher bebek jantan dapat ditemukan adanaya bulu yang melingkar seperti cincin. Berikut adalah tabel perbedaan bebek jantan dengan betina yang masih kecil (meri) :  

Indikator PembedaJantanBetina
KepalaBerukuran besarBerukuran kecil
GerakTenangGelisah
BuluKasarHalus
ParuhGelapTransparan

Membedakan bebek jantan dan bebek betina bukanlah suatu hal yang mustahil untuk dilakukan. Setiap orang memiliki caranya tersendiri. Karena membedakan jenis kelamin bebek (sexing) merupakan seni tersendiri bagi peternak bebek maupun dokter hewan.

Terima kasih telah membaca artikel mengenai sexing atau cara membedakan jenis kelamin bebek jantan dan bebek betina. Semoga artikel ini membantu kamu dalam memajukan peternakan bebek Indonesia. Salam hebat bebek lucu. Kita suka makan bebek.

Baca juga : ” 10 Jenis Bebek Pedaging Unggul “