5 Jenis Bebek Petelur Unggul

5 Jenis Bebek Petelur Unggul

berbagai jenis bebek petelur

Terdapat berbagai jenis bebek petelur unggul yang dapat kamu pilih untuk mengisi kandang peternakan kamu. Bebek petelur unggul didasarkan pada jumlah telur dalam masa produksi yang dapat dihasilkan. Selain itu, juga diperhitungkan kualitasnya, seperti berat dan warnanya.

DOWNLOAD PDF – Jenis Bebek Petelur Unggul

Berbicara soal telur bebek, pasti kamu pernah mencoba kuliner makanan telur asin. Yap, telur bebek merupakan bahan utama dalam pembuatan telur asin. Rasanya yang khas membuat telur bebek digemari masyarakat, meskipun harganya memang sedikit lebih mahal.

Selain rasa yang khas, telur bebek juga mempunyai kandungan nutrisi yang lebih tinggi dibandingkan dengan telur ayam. Perhatikan tabel perbandingan nutrisi telur bebek dan telur ayam berikut ini :  

Komposisi (%)Telur BebekTelur Ayam
Air71.074.0
Karbohidrat0.50.9
Protein13.112.8
Lemak14.311.5
Abu1.01.0
Kalori/100 gram189.0 

Sebelum melangkah lebih jauh mengenai usaha telur bebek, sebaiknya kita mengetahui jenis bebek petelur. Karena terdapat banyak jenis bebek petelur yang biasa dibudidayakan di Indonesia. Tentunya, berbeda bebek berbeda pula kelebihan dan kekurangannya.

Dari situ, kita bisa melihat peluang usaha yang bisa menjadi program bisnis ke depannya. Berikut adalah jenis bebek petelur yang biasa dibudidayakan :

1. Bebek Mojosari

Jenis bebek petelur unggul pertama yang akan kita bahas adalah bebek lokal asal Mojosari di kecamatan Mojokerto. Bebek ini dibudidayakan sebagai bebek petelur karena produksi telurnya yang tinggi, yaitu sekitar 230-250 butir telur pertahun.

Bebek Mojosari mulai bertelur ketika memasuki umur 6 bulan, kemudian produksinya stabil pada umur 7 bulan. Bebek ini dapat dijual sebagai bebek pedaging ketika memasuki usia afkir, sehingga keuntungan yang didapatkan peternak lebih besar.  

2. Bebek Indian Runner

Bebek Indian Runner atau Indische Loopend merupakan jenis bebek petelur unggul dengan produksi telur yang cukup tinggi, yaitu sekitar 250-300 butir telur pertahun. Sama dengan bebek petelur lain, bebek Indian Runner juga bertelur pada umur 6 bulan dengan pemberian pakan yang cukup.

Disebut Indian Runner karena ketika berjalan bebek ini berdiri tegak dengan sayap yang rapat dan tubuh yang langsing seperti sedang berlari kecil.

Baca juga : ” Cara Membedakan Bebek Jantan dan Betina “

3. Bebek Khaki Campbell

Bebek Khaki Campbell merupakan bebek hasil persilangan dua jenis bebek berbeda yang dilakukan oleh Mrs. Adele Campbell dalam penelitiannya. Jenis bebek yang disilangkan adalah Bebek Indian Runner betina dan Bebek Rouen jantan.

Bebek ini tersebar di seluruh dunia dengan tingkat adaptasi yang cukup bagus. Namun, bebek ini tidak mengerami telurnya sendiri. Sehingga perlu incubator sebagai pengeram buatan jika ingin dikembangbiakkan.

Dengan menajemen pemeliharaan yang baik, bebek Khaki Campbell bisa menghasilkan telur sebanyak 200-300 butir telur dalam setahun. Dengan berat standar pejantan sekitar 1,8 – 2 kg, sedangkan untuk betina sekitar 1,6 – 1,8 kg.

Bebek Khaki Campbell yang ada di Indonesia berbeda dengan bebek Khaki Cambell yang ada di Inggris. Di Indonesia, bebek Khaki Campbell sudah disilangkan dengan bebek asal Thailand. Persilangan dilakuakn dengan mengawinkan Khaki Campbell jantan dan Itik lokal Chonburi betina.  

4. Bebek Buff Orpington

Buff Orpington merupakan bebek domestikasi yang berasal dari Inggris. Bebek ini pertama kali ditemukan oleh William Cook dan diperkenakan pada khalayak umum di London pada bulan Oktober tahun 1897, tepatnya pada acara Dairy Show.

Jika dipelihara dengan baik, bebek Buff Orpington dapat menghasilkan telur sekitar 220 butir telur dalam setahun.

Baca juga : ” 10 Jenis Bebek Pedaging Unggul “

5. Bebek Bali

Bebek Bali merupakan bebek khas Indonesia yang memiliki ciri khas tersendiri, yaitu adanya jambul mahkota di atas kepalanya. Sehingga, selain digunakan sebagai bebek petelur, bebek Bali juga bisa digunakan sebagai bebek ornamental atau bebek hias.

Bebek Bali dapat menghasilkan telur sekitar 150 sampai 220 butir dalam setahun jika dipelihara dengan manajemen yang baik.

Terima kasih telah membaca artikel mengenai jenis bebek petelur. Sebenarnya, masih terdapat banyak jenis bebek petelur di luar sana. Namun, beberapa bebek petelur telah dibahas sebelumnya di artikel mengenai jenis bebek pedaging sebagai bebek dual purpose.

Bebek dual purpose merupakan bebek yang dapat dibudidayakan sebagai bebek petelur sekaligus bebek pedaging. Pada masa produksi yang bagus, bebek dual purpose dimanfaatkan sebagai bebek petelur.

Sedangkan pada masa produksi yang rendah, bebek dual purpose diafkir sebagai bebek pedaging. Contoh bebek dual purpose adalah Bebek Tegal, bebek Alabio, Bebek Magelang, dan Bebek Hibrida yang telah kita bahas sebelumnya.

Baca juga : ” 7 Jenis Bebek Hias yang Indah dan Menawan “