Perhatian : Media kedokteran hewan VETMEDICINAE tidak akan menggantikan peran dokter hewan. Terutama dalam hal diagnosa penyakit dan pemberian obat hewan. Kami hanya memberikan informasi kesehatan hewan berdasarkan literatur yang ada.

"Manusya Mriga Satwa Sewaka"

Gigih Fikrillah S, S.K.H. | Hubungi Kami

Pemeriksaan Fisik Pada Kambing

Pemeriksaan fisik pada kambing berguna untuk mengetahui keadaan fisik pada kambing saat itu juga. Sebelum melakukan pemeriksaan lebih lanjut, seorang dokter hewan menggunakan pemeriksaan fisik untuk mengetahui berbagai hal mengenai fisik, seperti ada tidaknya cacat fisik, baik secara genetik maupun karena penyakit.

Pada pemeriksaan fisik hewan ternak kali ini, saya menggunakan kambing etawa dengan jenis kelamin jantan.

Sebelum melakukan pemeriksaan fisik, terdapat beberapa hal yang harus dipersiapkan. Di anataranya adalah masker, gloove, stetoskop, jas laboratorium, termometer digital, dan sepatu boots untuk melindungi kaki.

Penggunaan masker dalam pemeriksaan fisik sebenarnya bersifat opsional, namun sangat penting dan wajib untuk diterapkan ketika pasa pandemi COVID-19 seperti saat ini. Mengingat hal tersebut merupakan salah satu protokol kesehatan yang harus dijalankan oleh semua masyarakat.

Pemeriksaan fisik diawali dari bagian depan, yaitu mulai dari bagian kepala menuju ke bagian belakang atau bagian ekor. Pada bagian kepala, pemeriksaan fisik yang dilakukan meliputi pemeriksaan gigi dan mulut, pemeriksaan hidung, pemeriksaan mata, dan pemeriksaan telinga.

Kemudian menuju ke bagian leher, untuk melakukan pemeriksaan kelenjar. Setelah itu, dilakukan pemeriksaan detak jantung.

Auskultasi jantung pada kambing dilakuakan dengan menggunakan stetoskop yang ditempatkan pada bagian sisi kiri tubuh, tepatnya bagian bawah abdomen mendekati kaki. Pada pemeriksaan fisik kali ini, saya hanya berfokus pada normal tidaknya ritme jantung.

Setelah itu, dilanjutkan dengan melakukan pemeriksaan suhu tubuh kambing. Yaitu dengan menempatkan termometer digital pada anus.

Setelah pemeriksaan suhu, selanjutnya dilakukan pemeriksaan kulit untuk mengetahui apakah terdapat infestasi dari jamur dan parasit atau tidak. Selanjutnya, dilakukan pemeriksaan ekstremitas atau alat gerak dari kambing, yaitu kaki depan dan kaki belakang dengan jara melakukan palpas, melihat ada tidaknya kebengokan dan kepincangan, serta menggeser kambing apakah kokoh atau tidak.

Setelah itu, dilanjutkan dengan pemeriksan alat reproduksi dari luar, yaitu dilihat bentuk dan konsistensinya, serta ada tidaknya perlukaan.

Berikut adalah hasil yang diperoleh dari pemeriksaan fisik pada kambing yang saya lakukan di Genteng, Banyuwangi, Jawa Timur pada 26 Mei 2021 :

Bagian yang DiperiksaHasil
MataNormal
Mulut dan Gigi Normal
Hidung Normal
Telinga Normal
Kelenjar pada Leher Normal
Jantung Normal
Suhu Tubuh Normal
Kulit Normal
Ekstremitas Normal
Alat Reproduksi Normal
Gigih Fikrillah S
Gigih Fikrillah S

Content writer yang tertarik dengan dunia digital. Suka hewan dan sayang kekasih.

Articles: 171

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *