Perhatian : Media kedokteran hewan VETMEDICINAE tidak akan menggantikan peran dokter hewan. Terutama dalam hal diagnosa penyakit dan pemberian obat hewan. Kami hanya memberikan informasi kesehatan hewan berdasarkan literatur yang ada.

"Manusya Mriga Satwa Sewaka"

Gigih Fikrillah S, S.K.H. | Hubungi Kami

Prosedur Operasi Enukleasi Mata Kucing

Enukleasi mata kucing merupakan teknik operasi pengangkatan dan pembuangan bola mata atau bulbus oculi dari cavum orbita. Biasanya akibat trauma perkelahian atau tertabrak kendaraan.

Pada kesempatan kali ini kita akan membahas seputar prosedur operasi enukleasi mata kucing. Mulai dari pengertian enukleasi, bagaimana dan kenapa itu bisa terjadi, penanganan medis, pengobatan, dan juga pencegahan enukleasi kucing.

Kita akan belajar dari sebuah studi kasus. Studi kasus tersebut berjudul Case Report : Penanganan Prolapsus Bulbus Oculi Pada Kucing (Felis Catus) Dan Anjing (Canis Lupus Familiaris) yang ditulis oleh Tri Utami dan Tarsisius Considus Tophianong pada tahun 2019.

Mata merupakan salah satu alat indra yang sangat penting bagi makhluk hidup. Fungsi utama mata adalah melihat. Melihat benda yang ada di sekitar kita agar kita tidak menabrak. Melihat berbagai informasi yang sedang terjadi di dunia ini. Melihat keindahan dunia ciptaan Allah Subhanahu wa Ta’ala. Sehingga, penting bagi kita untuk menjaga kesehatan mata. Baik itu kesehatan mata kita sendiri ataupun kesehatan mata hewan kesayangan.

A. Pengertian Enukleasi

Pada studi kasus ini, mari kita tekankan pada prosedur operasi enukleasi mata kucing. Pada dasarnya enukleasi adalah teknik operasi pengangkatan dan pembuangan bola mata dari cavum orbita secara keseluruhan atau total. Enukleasi dilakukan untuk membuang mata yang buta dan tidak berfungsi karena penyakit ataupun trauma dan tidak dapat disembuhkan dengan pengobatan (Jordan dan Mawn, 2009 dalam Amaliah, 2021). Beberapa indikasi dilakukannya enukleasi mata kucing adalah :

  1. Peningkatan tekanan intraocular yang disebabkan oleh glaucoma yang tidak responsive terhadap pengoabatan.
  2. Neoplasia intraocular yang dapat menyebabkan nyeri intraocular.
  3. Trauma parah yang mengakibatkan lensa berlubang atau mengalami kerusakan, seringkali akibat perkelahian, seperti cakaran kucing lain, gigitan anjing, atau kecelakaan.
  4. Infeksi intraocular atau endopthalmitis.
  5. Phthisis bulbi – bola mata kecil, hal ini tidak menyebabkan masalah, tetapi dapat menyebabkan radang ataupun entropion sekunder, maka mesti dihilangkan.
  6. Proptosis, dimana terjadi pemotongan ektensif pada otot ekstraokuler.
  7. Prolapsus bulbus oculi.

B. Deskripsi Kasus

Berikut adalah data pasien kucing :

  • Ras kucing : Mixdom atau campuran
  • Jenis kelamin : Jantan
  • Umur : 4 tahun
  • Kondisi mata : Mengalami perforasi palpebrae, kornea, dan uvea disertai hemoragi dan eksudasi
  • Waktu : Sudah berlangsung selama 2-3 hari
  • Penyebab : Tertabrak kendaraan bermotor
  • Penanganan : Dilakukan enukleasi mata kucing dengan pendekatan trans-palpebral

Perforasi merupakan lubang yang terbentuk pada permukaan organ tubuh. Dapat terjadi pada berbagai bagian tubuh, seperti lambung, kerongkongan, usus halus, usus besar, kantong empedu, rektum, termasuk mata.

Baca juga : “Prosedur Ovariohisterectomy pada Kucing

C. Metode Operasi Enukleasi Mata Kucing

Prosedur enukleasi mata kucing
Struktur Anatomi Mata Kucing. Mitchell (2010).

Berdasarkan Mould (2010) dalam Amaliah (2021) terdapat beberapa metode pelaksanaan enukleasi, yaitu Enukleasi trans-palpebral dan Enukleasi trans-conjunctival. Berikut adalah pengertiannya :

1. Enukleasi trans-palpebral

Pada metode enukleasi ini, sayatan awal dilakukan melalui kelopak mata, untuk kantung conjunctiva tidak dimasukkan. Metode ini memiliki keuntungan, yaitu kemungkinan sel tumor dan infeksi di jaringan conjunctiva yang diangkat dengan bola mata tidak ada. Selain itu juga tidak ada kemungkinan tertinggalnya jaringan conjuctiva di bola mata.

Sedangkan untuk kerugiannya adalah kemungkinan terjadinya bleeding atau perdarahan berkepanjangan dari insisi kelopak mata awal, kesulitan dalam mengidentifikasi refleksi conjunctiva di kornea, dan resiko penetrasi yang tidak sengaja dari kantung conjunctiva.

Metode enukleasi ini cenderung lebih mudah diterapkan pada kucing, di mana otot-ototnya lebih sedikit. Sehingga untuk perdarahan juga akan lebih sedikit. Metode trans-palpebral merupakan metode yang paling umum digunakan dalam prosedur enukleasi mata kucing dan anjing.

2. Enukleasi trans-conjunctival

Pada metode ini sayatan awal dibuat melalui conjunctiva yang dekat dengan limbus dengan posisi kelopak mata tetap terbuka. Keuntungannya adalah lebih mudah agar sklera lebih tertutup dan mudah dilakukan identifikasi otot ekstraokuler. Bleeding juga dapat ditekan.

Untuk kerugiannya adalah karena ruang conjunctiva terbuka maka patogen akan lebih mudah untuk masuk. Sulitnya dilakukan pengangkatan bola mata oleh conjunctiva yang menempel di limbus. Metode enukleasi ini kontraindikasi dengan adanya infeksi atau kemungkinan terbentuknya sel tumor di luar mata.

Perhatikan tabel kelebihan dan kekurangan masing-masing metode enukleasi mata kucing ini :

Metode EnukleasiKelebihanKekurangan
Enukleasi trans-palpebralKemungkinan sel tumor dan infkesi jaringan conjunctiva tidak ada
Kemungkinan tertinggalnya conjunctiva di bola mata tidak ada
Terjadinya bleeding berkepanjangan
Kesulitan dalam identifikasi refleksi conjunctiva di kornea
Resiko penetrasi yang tidak sengaja dari kantung conjunctiva
Enukleasi trans-conjunctivalLebih mudah agar sklera lebih tertutup dan mudah mengidentifikasi otot ekstraokuler
Bleeding dapat ditekan
Patogen dapat mudah masuk
Kontraindikasi dengan kemungkinan terbentuknya sel tumor di luar mata

D. Anestesi

Tindakan enukleasi bulbus oculi dilakukan dibawah anestesi umum. Dengan pemberian premedikasi sesuai dosis dan pemberian anestesi umum sesuai dosis. Premedikasi yang diberikan biasanya sediaan Atropin sulfat subcutan (SC). Sedangkan untuk anestesi umum yang diberikan biasanya adalah kombinasi Ketamine HCl dan Xylazine HCl intramuskular (IM). Ingat bahwa pemberian anestesi adalah ilegal kecuali dilakukan oleh pihak yang berwenang seperti dokter hewan misalnya.

Baca juga : “Prosedur Ear Trimming pada Anjing”

E. Peralatan dan Bahan Operasi

Berikut adalah peralatan medis dan bahan operasi yang harus disiapkan menurut Maruf (2017) :

Peralatan :

  • Towel clamp
  • Gagang scalpel dan blade
  • Pinset anatomis dan sirurgis
  • Gunting ( runcing – runcing, runcing – tumpul, dan tumpul – tumpul),
  • Arteri clamp anatomis lurus
  • Tang arteri anatomis bengkok
  • Tang arteri lurus sirurgis dan needle holder
  • Meja operasi
  • Spuit
  • Lampu operasi
  • Timbangan
  • Thermometer
  • Stetoskop
  • Pisau cukur
  • Kain penutup atau Duk
  • Jarum jahit dengan ujung segitiga
  • Perlengkapan operator yang terdiri dari baju operasi, masker, tutup kepala, sarung tangan, sikat, dan handuk kecil; tali restrain hewan, tampon serta kasa.

Bahan :

  • Cat gut
  • Kain kassa
  • Perban
  • Iodium tincture 3% (topikal)
  • Alkohol 70%
  • Vitamin K
  • Anastetikum terdiri dari Ketamine HCl
  • Xylazine HCl 2 %
  • Premedikasi anastetikum yaitu Atrofin sulfat
  • Antibiotik post operasi (selama perawatan) yaitu Amoxicillin diberikan selama 5 hari
  • Antibiotik post operasi (sesaat setelah operasi) yaitu Oxytetracyclin IM dan cairan infus (NaCl fisiologis 10-20 ml/kgBB, subkutan) jika diperlukan

F. Pencegahan

Pencegahan kerusakan atau infeksi pada mata tentu saja dapat dilakukan dengan mengamankan hewan peliharaan dari kendaraan atau dari jalan raya. Selain itu, hindarkan hewan dari perkelahian yang dapat mengakibatkan trauma. Apabila sudah terlanjur berkelahi segera lakukan peleraian. Waspada dalam melerai karena hewan sedang marah. Usahakan melerai menggunakan benda yang panjang (Bukan dipukul).

Terima kasih telah membaca artikel seputar Prosedur Operasi Enukleasi Mata Kucing. Semoga artikel ini dapat membantu kamu. See you in the next article … Viva veteriner !

Daftar Pustaka :

  • Amaliah, A. 2021. Tindakan Enukleasi pada Kucing Domestik di Doc Pet Klinik Makassar (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).
  • Maruf. 2017. Teknik Operasi Extirpatio Bulbus Oculi pada Hewan. MYDOKTERHEWAN.
  • Mitchell, N. 2010, Examination of the feline eye — functional anatomy. Veterinary Nursing Journal, 25: 17-18.
  • Utami, T., dan Tophianong, T. C. 2019. Case Report: Penanganan Prolapsus Bulbus Oculi Pada Kucing (Felis Catus) Dan Anjing (Canis Lupus Familiaris). Jurnal Kajian Veteriner, 148-151.
Gigih Fikrillah S
Gigih Fikrillah S

Content writer yang tertarik dengan dunia digital. Suka hewan dan sayang kekasih.

Articles: 157

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *