Perhatian : Media kedokteran hewan VETMEDICINAE tidak akan menggantikan peran dokter hewan. Terutama dalam hal diagnosa penyakit dan pemberian obat hewan. Kami hanya memberikan informasi kesehatan hewan berdasarkan literatur yang ada.

"Manusya Mriga Satwa Sewaka"

Gigih Fikrillah S, S.K.H. | Hubungi Kami

Karakteristik dan Keunggulan Sapi Bali

Berbicara mengenai sapi di Indonesia memang tidak ada habisnya. Sapi Bali merupakan sapi lokal Indonesia. Biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diambil dagingnya. Dinamakan dengan Sapi Bali karena memang populasinya banyak tersebar di pulau Bali. Sapi Bali merupakan keturunan asli dari banteng (Bos javanicus) yang mengalami proses domestikasi, sehingga memiliki bentuk dan karakteristik yang hampir serupa dengan banteng.

Pada kesempatan kali ini, kita akan membahas mengenai karakteristik dan beberapa keunggulan yang dimiliki oleh Sapi Bali. Karena sebagai hewan ternak, tentunya hal yang paling diutamakan adalah keunggulan dalam produktivitasnya. Baik itu dalam hal produksi daging maupun produksi susu.

Sapi Bali memiliki hubungan yang sangat erat dengan masyarakat Bali, karena memberikan beragam kebermanfaatan. Bagi masyaratak di pulau Bali, Sapi Bali dapat digunakan sebagai tenaga kerja pertanian, untuk diternakkan, sarana dalam upacara keagamaan, dan sebagai hiburan.

Sapi bali adalah salah satu bangsa sapi yang ada di dunia. Sapi bali merupakan sapi asli dan murni Indonesia, merupakan keturunan asli banteng (Bibos banteng) yang telah didomestikasi sejak jaman prasejarah 3500 SM (Payne dan Rollinson, 1973). Dinamakan Sapi Bali karena gen asli sapi ini berasal dari pulau Bali yang kemudian menyebar luas ke daerah Asia Tenggara (Nozawa, 1979).

Lestyawati, 2021

Perhatikan klasifikasi taksonomi dari Sapi Bali berikut ini :

  • Phylum : Chordata
  • Subphylum : Vertebrata
  • Class : Mamalia
  • Sub class : Theria
  • Infra class : Eutheria
  • Ordo : Artiodactyla
  • Sub ordo : Ruminantia
  • Infra ordo : Pecora
  • Famili : Bovidae
  • Genus : Bos (cattle)
  • Spesies : Bos sondaicus (banteng/sapi Bali)

◉ Karakteristik Sapi Bali

Sapi Bali memiliki karakteristik atau ciri khas yang tidak dimiliki oleh sapi dari bangsa yang lain. Sapi Bali merupakan salah satu kekayaan plasma nutfah yang harus dijaga dan dipelihara kelestariannya. Berikut adalah beberapa karakteristik Sapi Bali :

  • Sapi Bali memiliki tubuh dengan ukuran yang sedang, tidak memiliki punuk, serta memiliki kaki yang ramping.
  • Warna rambut badan sapi betina berwarna merah bata dan sapi jantan berwarna hitam.
  • Pada bagian bawah persendian carpal dan tarsal memiliki warna putih.
  • Warna putih juga dapat ditemukan pada area pantat dan paha bagian dalam yang berbentuk oval (white mirror).
  • Tanduk pada Sapi Bali berwarna hitam dan runcing yang melengkung ke arah tengah
  • Bobot badan Sapi Bali pada umur dua tahun dapat mencapai 250 kg untuk jantan dan 225 kg untuk betina

Sapi Bali termasuk sapi kecil, dengan ukuran bobot yang hampir sama dengan beberapa bangsa sapi kecil lainnya di Afrika dan India. Perhatikan tabel performan produksi sapi Bali pada tiga wilayah sumber bibit di Indonesia berikut ini (Talib, 2002) :

Keunggulan Sapi Bali Performan
Karakteristik Sapi Bali

Dibandingkan dengan sapi potong lokal bangsa yang lain, Sapi Bali memiliki performans produksi yang lebih efisien. Memiliki angka kebuntingan dan angka kelahiran yang tinggi (80%), pertambahan bobot badan dengan pakan yang baik dapat mencapai 0,7 kg/hari untuk sapi jantan dewasa dan 0,6 kg/hari untuk sapi betina dewasa. Sapi Bali memiliki persentase karkas sekitar 51,5-59,8% dan memiliki kadar lemak yang rendah (Pane, 1991 dalam Supriyantono dan Hakin, 2008)

Baca juga artikel mengenai : 8 Jenis Sapi Lokal Indonesia

◉ Keunggulan Sapi Bali

Sapi Bali memiliki berbagai keunggulan,

Dinas Peternakan dan Pangan Provinsi Bali menyebutkan beberapa keunggulan Sapi Bali, di antaranya adalah sebagai berikut :

  • Mudah beradaptasi dengan lingkungan
  • Memiliki tingkat reproduksi yang baik
  • Persentase karkas yang tinggi
  • Memiliki kemampuan kerja (sebagai ternak pekerja) yang baik
  • Memiliki kemampuan hidup secara liar (dapat diternakkan dengan sistem ekstensif)
  • Memiliki daya cerna yang bagus terhadap pakan dengan serat yang tinggi
  • Sapi Bali merupakan sapi multi purpose yang bisa dijadikan sebagai sapi potong atau pedaging dan juga sapi pekerja

Selain memiliki keunggulan, tentunya sebagai hewan ternak Sapi Bali juga memiliki kekurangan. Sapi Bali rentan dengan penyakit yang disebut Jembrana, yang disebabkan oleh Jembrana Disease Virus. Baca juga artikel terkait Penyakit Jembrana pada Sapi Bali.

Daftar Pustaka :

  • Dinas Peternakan dan Pangan Provinsi Bali. Satu Lagi Keunggulan Sapi Bali. Diakses melalui www.distanpangan.baliprov.go.id pada tanggal 20 Oktober 2022.
  • Leestyawati, Ni Wajan. 2021. Mengapa Bali Hanya Mengembangkan Sapi Bali. Dstanpangan Provinsi Bali.
  • Supriyantono, A., & Hakim, L. (2008). Performansi sapi bali pada tiga daerah di Provinsi Bali. BERKALA PENELITIAN HAYATI JOURNAL OF BIOLOGICAL RESEARCHES, 13(2), 147-152.
  • Talib, C. (2002). Sapi Bali di daerah sumber bibit dan peluang pengembangannya. Wartazoa12(3), 100-107.
Gigih Fikrillah S
Gigih Fikrillah S

Content writer yang tertarik dengan dunia digital. Suka hewan dan sayang kekasih.

Articles: 171

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *