Berbagai Jenis Rumput Pakan Ternak Unggul

Berbagai Jenis Rumput Pakan Ternak Unggul

jenis rumput pakan ternak

Ada berbagai jenis rumput pakan ternak yang bisa menjadi pilihan untuk pakan ternak kamu. Hanya saja, sebagai peternak yang baik kamu membutuhkan rumput yang memiliki kandungan gizi yang baik bukan ? Sebelum mengetahui lebih lanjut, mari simak pengertian pakan berikut ini.

Pakan merupakan kumpulan dari berbagai bahan pakan yang sangat berguna bagi ternak. Selain untuk memenuhi kebutuhan energi, pakan juga berguna untuk meningkatkan kualitas produksi, seperti daging dan susu.

DOWNLOAD PDF – Berbagai Jenis Rumput Pakan Ternak Unggul

Semakin bagus kandungan gizi dalam pakan, semakin bagus juga kualitas pakan tersebut. Untuk itu, penting bagi peternak untuk mengetahui berbagai jenis hijauan atau rumput yang dapat diberikan untuk sapi sebagai pakan.

Dalam hijauan pakan ternak, terdapat dua jenis rumput yang bisa diberikan untuk sapi. Yaitu rumput potongan dan rumput lapangan.

Dalam artikel ini, akan dibahas mengenai apa saja jenis rumput potong dan rumput lapangan yang baik untuk sapi. Meskipun memiliki perbedaan dalam pemberian pakan, artikel ini juga berlaku bagi ternak ruminansia lain seperti kambing dan domba.

Sebelum mengenal lebih jauh mengenai jenis rumput terbaik untuk sapi, kamu harus mengetahui beberapa istilah dalam hijauan pakan. Seperti Forage, Herbage, Roughage, dan Defoliasi.

  • Forage adalah hijauan pakan yang sengaja ditanam untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak. Berupa rerumputan untuk pakan, seperti rumput gajah dan rumput raja.
  • Herbage adalah berbagai hijauan yang semua bagian daunnya dapat digunakan untuk pakan ternak. Seperti daun nangka dan daun mangga.
  • Roughage merupakan hijauan pakan ternak yang memiliki kandungan serat kasar tinggi. Seperti Jerami.
  • Sedangkan Defoliasi merupakan interval atau jarak pemotongan hijauan dari pemotongan sebelumnya. Defoliasi berkaitan dengan interval waktu yang tepat untuk melakukan pemotongan.

Karena terdapat musim panas dan musim hujan di Indonesia, di mana pada musim panas hijauan sulit didapatkan.

Pada musim panas, interval pemotongan berkisar antara 50-60 hari. Sedangkan pada musim hujan, interval pemotongan yang dapat dilakuakan berkisar antara 30-40 hari.   Nah, kamu sudah mengetahui beberapa istilah dalam hijauan pakan ternak. Yuk, langsung aja kita bahas mengenai hijauan yang dapat diberikan untuk ternak kesayangan kamu :        

A. Rumput Potongan

Rumput potongan adalah rumput yang dipanen dengan cara dipotong, umumnya jenis rumput pakan ternak ini memiliki panjang kurang lebih sekitar 2-3 meter.   Terdapat berbagai jenis rumput potongan yang dapat kamu gunakan sebagai pakan sapi, berikut adaalh beberapa contohnya :    

1. Rumput Gajah (Pennisetum Purpureum)

Rumput gajah merupakan rumput dari famili Poaceae, genus Pennisetum. Rumput gajah disebut juga dengan naman Uganda Grass, Elephant Grass, dan Napier Grass.

Rumput gajah memiliki ciri daun sejajar dengan permukaan yang kasar dan ditumbuhi bulu halus pada saat muda.

Di Indonesia, rumput gajah sangat mudah dijumpai. Karena banyak peternak yang memanfaatkannya sebagai hijauan pakan ternak.   Rumput gajah memiliki kandungan nutrisi yang cukup lengkap, yaitu 9,9% bahan kering, 1,6% lemak, 10,2% protein kasar, 11,7% abu, dan 42,3% BETN (Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen).

Selain kandungan nutrisinya yang cukup, rumput gajah juga mudah ditanam. Rumput gajah tumbuh subur dengan ketinggian sekitar 2.000 meter di atas permukaan laut.   Rumput gajah dapat dipanen sebelum berbunga, yaitu sekitar 50-60 hari. Dengan interval pemotongan 5-6 minggu. Pemotongannya pun juga harus diperhatikan, yaitu 10-25 cm di atas permukaan tanah.

Pemotongan yang terlalu tinggi atau terlalu rendah tidak baik karena dapat menurunkan kualitas dan kuantitas pertumbuhan berikutnya.

Pengembangbiakkan rumput gajah pun cukup mudah. Rumput gajah dapat dibiakkan dengan cara stek (potongan batang) dan pous (sobekan rumpun).

Kekurangan dari rumput gajah sebagai pakan ternak adalah batangnya yang tebal dan keras. Namun, hal tersebut dapat diatasi dengan pemotongan menggunakan alat pemotong rumput (chopper) sebelum diberikan.

Baca juga : ” Tips Usaha Ternak Burung Lovebird hingga Sukses “

2. Rumput Setaria (Setaria sphacelata)

Rumput setaria juga dikenal dengan rumput golden timothy. Rumput setaria adalah rumput potongan yang bisa digunakan sebagai hijauan pakan ternak.

Rumput setaria memiliki ketahanan yang bagus, karena mampu hidup di tempat yang kering maupaun tempat yang tergenang air. Namun, tidak di rawa-rawa.

Selain itu, rumput setaria juga dapat digunakan sebagai rumput penggembalaan karena tahan terhadap injakan.

Kandungan gizi yang dimiliki oleh rumput setaria adalah 6-7% protein kasar, 42% serat kasar, 36,1% BETN (Bahan Ekstrak Tanpa Nitrogen), dan 2,8% lemak.    

3. Rumput Raja

Rumput raja merupakan jenis rumput pakan ternak dari hasil persilangan antara Pennisetum purpureum (Rumput Gajah) dengan Pennisetum typhoides.

Oleh karena itu, rumput raja memiliki kelebihan dari dua jenis rumput yang dikombinasikan. Rumput raja memiliki batang yang lebih besar, namun lebih lunak dibandingkan rumput gajah.

Rumput raja juga memiliki daun yang agak kasar, namun bulunya lebih halus. Selain itu, tingginya juga bisa mencapai 4-5 meter.

Pertumbuhaannya yang cepat dengan umur yang panjang membuat bayak peternak menjadikan rumput raja sebagai hijauan pakan ternak mereka.

Baca juga : ” Pengertian Hewan Ruminansia dan Nonruminansia “

B. Rumput Lapangan

Berbeda dengan rumput potongan, rumput lapangan adalah rumput yang tertanam di tanah dengan ketinggian kurang dari setengah meter.

Rumput lapangan juga memiliki kemampuan tahan injakan, sehingga biasa dimanfaatkan sebagai rumput padang gembalaan untuk memenuhi kebutuhan pakan sapi.

Terdapat banyak jenis rumput lapangan yang bisa kamu jumpai, berikut adalah beberapa contohnya :  

1. Star Grass

Star Grass (Cynodon dactylon) merupakan jenis rumput pakan ternak lapangan yang berasal dari Afrika Timur. Rumput star grass tumbuh denga tegak dan menjalar sehingga terlihat merata bersama permukaan tanah.

Pemotongan star grass sebaiknya dilakukan dalam interval waktu yang cepat, sebab nilai gizinya akan semakin turun. Dalam pemotongan, sebaiknya disisakan sekitar 5 cm dari tanah, agar dapat kembali tumbuh dengan baik.

Sebagai informasi, star grass digunakan sebagai hijauan pakan ternak gembala karena memiliki protein kasar yang cukup, yaitu sekitar 11%.  

2. Rumput Teki

Rumput teki (Cyperus rotundus) termasuk ke dalam rumput lapangan yang bisa dimanfaat sebagai hijauan pakan ternak. Dengan kandungan protein kasarnya yang mencapai 10,2%.

Rumput teki biasanya tumbuh denga ketinggian 10-75 cm di atas permukaan tanah. Dengan cirinya yang khas, rumput teki mudah dibedakan dengan rumput lapangan yang lain.

Cirinya adalah memiliki bunga berwarna hijau kecokelatan dengan penampang segitiga yang melingkarinya.   Sama halnya dengan rumput lapangan lain, defoliasi juga dilakukan dengan waktu yang singkat.  

3. Rumput Lempuyangan

Rumput Lempuyangan (Panicum repens) juga termasuk ke dalam hijauan pakan ternak. Rumput lempuyangan bisa menjadi alternatif pemberian pakan ternak gembala, karena memiliki protein kasar yang cukup tinggi sebagai ukuran rumput liar, yaitu sekitar 14%.

Baca juga : ” Mengenal Zat Antinutrisi pada Pakan Hewan “

C. Perdu dan Pohon Pakan Ternak

Perdu merupakan tumbuhan berkayu yang tumbuh rendah, umumnya kurang dari 2 meter, contohnya waru dan kembang septau.

Selain memiliki kandungan nutrisi yang baik, beberapa perdu dan pohon juga memiliki kecernaan yang tinggi (disukai ternak).

Berikut adalah beberapa contoh perdu dan pohon pakan sebagai hijauan pakan ternak :  

1. Pohon Jagung

Pohon jagung dapat dimanfaatkan daunnya sebelum berbunga. Jika rumput sulit didapatkan, makan menggunakan pohon jagung dapat menjadi solusi untuk memenuhi kebutuhan pakan ternak.

Selain itu, pohon jagung juga dapat dimanfaatka seusai panen. Bagian sisa panen yang diberikan untuk ternak disebut dengan tebon jagung.   Namun, tebon jagung tidak termasuk ke dalam hijauan pakan ternak, melainkan termasuk ke dalam limbah pertanian.

Baca juga : ” Cara Mengobati Sapi Kembung “

D. Kesimpulan

Sebagai peternak yang baik, memberikan pakan berkualitas merupakan salah satu kunci sukses dalam menjalankan usaha peternakan.

Karena kualitas pakan sangat menentukan kesehatan ternak. Hal itu juga menyangkut kualitas dan kuantitas produksi yang dihasilkan. Seperti susu dan daging.

Oleh karena itu, sangat penting bagi ternak untuk mengetahui sumber makanan apa saja yang dapat diberikan. Juga alternatif pakan yang dapat diberikan jika rumput sulit ditemukan. Salah satunya adalah dengan memahami berbagai jenis rumput pakan ternak yang ada di Indonesia.

Terima kasih telah membaca artikel kami. Semoga artikel ini membantu kamu dalam mengembangkan peternakan yang lebih maju. Salam hebat peternak Indonesia.