Hari Susu Nusantara dan Hari Susu Sedunia

Peringatan Hari Susu Nusantara (HSN) dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, terutama dalam hal konsumsi susu. Mengingat, tingkat konsumsi susu di Indonesia masih tergolong rendah. Dilansir dari Ditjen PKH, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia tahun 2019 masih berkisar 16,23 kg/kapita/tahun.

Sejak tahun 2001, Food and Agriculture Organization of the United Nations (FAO) menetapkan tanggal 1 Juni sebagai world milk day atau hari susu sedunia. Sedangkan di Indonesia, hari susu diperingati melalui “Hari Susu Nusantara” yang mulai ditetapkan sejak tahun 2009 melalui Keputusan Menteri Pertanian Nomor : 2182/KPTS/PD.420/5/2009.

Peringatan Hari Susu Nusantara (HSN) dilakukan dengan tujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat Indonesia, terutama dalam hal konsumsi susu. Mengingat, tingkat konsumsi susu di Indonesia masih tergolong rendah. Dilansir dari Ditjen PKH, tingkat konsumsi susu masyarakat Indonesia tahun 2019 masih berkisar 16,23 kg/kapita/tahun.

Padahal, susu memiliki berbagai manfaat yang sangat baik untuk tubuh kita. Ressang et.al (1982) dalam Christi et.al (2019) menyebutkan bahwa susu sangat bermanfaat bagi semua kalangan masyarakat seperti untuk anak usia dini dapat dimanfaatkan kandungan protein dan mineralnya untuk pertumbuhan dan perkembangan jaringan tubuh. Para remaja susu sangat bermanfaat sekali untuk mendukung berat badan yang sehat dan kesehatan gigi serta untuk lanjut usia susu dapat digunakan untuk memelihara kesehatan jantung bahkan tulang.

Tidak hanya susu asal ternak saja, saat ini juga terdapat susu nabati. Contohnya seperti susu almond dan susu kedelai. Susu nabati juga memiliki berbagai kandungan nutrisi yang bermanfaat untuk tubuh kita. Jika berbicara soal lebih baik mana antara susu nabati dengan susu hewani, masing-masing orang tentu saja memiliki selera dan alasannya masing-masing.

Sebelum terjadinya Pandemi COVID-19, berbagai wilayah di seluruh dunia memperingati hari susu dengan berbagai kegiatan. Seperti membagikan susu secara gratis, berkunjung ke peternakan, melakukan konferensi, dan sebagainya.

Pada tahun ini, peringatan hari susu dengan terjun langsung ke lapangan masih terbatas untuk dilakukan. Mengingat Pandemi COVID-19 masih terjadi. Oleh karena itu, kebanyakan kegiatan kampanye dilakukan secara daring.

In light of the COVID-19 global pandemic, Global Dairy Platform (GDP), which coordinates World Milk Day activities, encouraged the use of social media campaigns and online events.

World Milk Day 2020 – Dilansir dari halaman resmi World Milk Day

Terdapat berbagai kampanye dan acara online yang dapat dilakukan untuk memperingati hari susu. FAO melalui halaman Q and A pada website worldmilkday.org, menyebutkan hal apa saja yang dapat menjadi kampanye media sosial pada hari peringatan susu sedunia, di antaranya adalah :

  • TikTok challenge
  • Twitter chat about dairy
  • Photo contest to select the most photogenic dairy cow
  • Videos of dairy farmers and/or their dairy cows
  • Recipe contest
  • Boomerang videos
  • Snapchat filters
  • Facebook/Instagram live
  • Influencer campaigns
  • Song competitions
  • Clubhouse drop-in audio chat

Berikut adalah salah satu hal yang saya dapatkan pada World Milk Day 2020 – Full Report :

hari susu nusantara

Terlihat beberapa negara, termasuk Indonesia melakukan berbagai kegiatan untuk memperingati hari susu sedunia. Beberapa universitas di Indonesia melaksanakan webinar yang berkaitan dengan susu untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Pada masi Pendimi COVID-19 seperti saat ini, menjaga kesehatan tubuh menjadi suatu hal yang sangat penting untuk dilakukan. Ada berbagai cara yang dapat kita lakukan untuk menjaga tubuh tetap sehat, salah satunya adalah mengkonsumi makanan bergizi. Seperti susu contohnya.

Meskipun tingkat kesadaran untuk minum susu di Indonesia masih rendah, hasil ternak berupa susu dalam negeri belum cukup untuk memenuhi kebutuhan. Oleh karena itu, hingga saat ini masih terus dilakukan impor susu dari luar negeri untuk menutupi kekurangannya. Berikut adalah data produksi susu segar di Indonesia dalam Ton, dilansir dari Badan Pusat Statistik. Produksi Susu Segar menurut Provinsi, 2009-2019.

Data TahunProduksi Susu Segar (Ton)
2009827248.64
2010909532.82
2011974694.00
2012959731.00
2013786849.00
2014800749.00
2015835124.60
2016912735.01
2017928108.13
2018951003.95
2019944537.08

Produksi Susu Segar di Indonesia

Peningkatan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya minum susu harus terus dilakukan. Tentunya dengan berbagai kegiatan positif yang bersifat membangun. Dengan tulisan ini, mari sama-sama kita belajar dan meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya minum susu. Jangan lupa untuk share dan mampir ke artikel lain.

Daftar Pustaka :

  • Christi, R. F., Edianingsih, P., & Alhuur, K. R. G. (2019). Pentingnya Minum Susu Untuk Anak Usia Dini, Remaja dan Lanjut Usia di Pesisir Pangandaran. Media Kontak Tani Ternak, 1(2), 12-15.
  • Badan Pusat Statistik. Produksi Susu Segar menurut Provinsi, 2009-2019. Diakses melalui bps.go.id pada tanggal 31 Mei 2021 pukul 6:23 WIB.
  • Website Wordl Milkday. Diakses melalui www.worldmilkday.org pada tanggal 31 Mei 2021 pukul 6:24 WIB.
Default image
Gigih Fikrillah S
Content writer yang tertarik dengan dunia digital. Suka hewan dan sayang kekasih.
Articles: 112

Leave a Reply

Manusya Mriga Satwa Sewaka

Five Freedoms of Animal Welfare :

  • Freedom From Hunger and Thrist
  • Freedom From Thermal and Physical Discomfort
  • Freedom From Injury, Disease, and Pain
  • Freedom to Express Most Normal Pattern of Behavior
  • Freedom from Fear and Distress

 

POWERED BY :

VETMEDICINAE